Analisis Perankingan Supplier Plat Baja Dengan Menggunakan Metode Fuzzy AHP dan TOPSIS (Studi Kasus : PT Ravana Jaya)

Djazuli, Muhammad (2024) Analisis Perankingan Supplier Plat Baja Dengan Menggunakan Metode Fuzzy AHP dan TOPSIS (Studi Kasus : PT Ravana Jaya). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img]
Preview
Text
Halaman Pernyataan Orisinil.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan Skripsi.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Persetujuan Skripsi.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Halaman Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Halaman Judul.pdf

Download (403kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (488kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (631kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 3.pdf

Download (525kB) | Preview
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 February 2030.

Download (703kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 February 2030.

Download (480kB)
[img]
Preview
Text
BAB 6.pdf

Download (428kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (380kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

PT Ravana Jaya merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor kontruksi baja yang menerapkan sistem MTO (Make To Order). Selama ini, PT Ravana Jaya menghadapi permasalahan dalam pembelian bahan baku plat baja, yaitu kualitas plat baja yang diterima sering kali tidak sesuai dengan pesanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan perankingan alternatif supplier berdasarkan bobot kriteria yang telah ditentukan. Metode Fuzzy AHP adalah metode yang digunakan untuk menguraikan masalah multikriteria menjadi suatu hierarki secara terstruktur, sementara metode TOPSIS menentukan supplier terbaik berdasarkan jarak dari solusi ideal positif dan negatif. Perankingan supplier dilakukan dengan mempertimbangkan 5 kriteria dan 3 alternatif. Hasil perhitungan metode Fuzzy AHP menunjukkan kriteria ketersediaan bahan baku sebagai yang paling penting dengan bobot 0,38. Hasil perhitungan metode TOPSIS, Supplier A sebagai peringkat 3 dengan bobot 0,310, Supplier B peringkat 2 dengan bobot 0,693, dan Supplier C peringkat 1 dengan bobot 0,747. Kesimpulan dari penelitian ini adalah supplier C akan diprioritaskan oleh PT Ravana Jaya dalam pemesanan plat baja dengan ketersediaan bahan baku sebagai kriteria utamanya.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perankingan Supplier, Fuzzy AHP, TOPSIS
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Muhammad Djazuli
Date Deposited: 17 Feb 2025 07:32
Last Modified: 17 Feb 2025 07:32
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/12545

Actions (login required)

View Item View Item