UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI PREFORM DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT.KAS

Feri, Alifianto and Andesta, Deny and Ismiah, Elly (2018) UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI PREFORM DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT.KAS. MATRIK. (Submitted)

[img] Text
13612062 Feri Alifianto UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI PREFORM DENGAN METODE SIX SIGMA.pdf

Download (427kB)

Abstract

PT. KAS adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang kemasan dengan berbagai jenis kemasan, seperti preform 140 ml, 265 ml, dan 625 ml. Permasalahan yang sering timbul yaitu terjadi penurunana kualitas produk, sehingga diperlukan teknik untuk meningkatkan kualitas produk yang ada. Dalam peningkatan produk dilakukan pengamatan pada preform 140 ml selama 8 bulan. Persentasi kecacatan preform 140 ml lebih besar dibandingkan kecacatan preform 265 ml dan 625 ml yaitu sebesar 9.54%. Dengan harapan dapat mengetahui tahapan, nilai DPMO, faktor yang terjadi dari penurunan kualitas dan usulan perbaikan. Dalam mempermudah penyelesaian peningkatan kualitas perlu adanya metode Six Sigma dengan DMAI. Six Sigma merupakan proses disiplin tinggi yang membantu kita mengembangkan dan menghantarkan produk mendekati sempurna. Six Sigma merupakan target kualitas dengan nilainya yaitu 3.4 DPMO (Defect per Million Oppurtunity) atau 3.4 kecacatan dari persejuta kesempatan. Adanya pencapaian six sigma yang 3.4 DPMO maka dikatakan realistis untuk dicapai dari kualitas yang berdasarkan pada zero defect. Pengurangan kuantitas kecacatan dalam penelitian menggunakan metode six sigma dengan pembahasan DMAI (Define, Measure, Analize, Improve). Dari hasil analisis dan penelitian yang telah dilakukan jumlah produk kecacatan pada PT. KAS berada di tingkat nilai sigma 3.12 dengan DPMO sebesar 52,831.12. Dari hal tersebut dapat didefinisaikan bahwa ternyata kualitas produk masih berada jauh dari tingkat produk 6 sigma. Dengan menggunakan alat analisis diagram sebab akibat dapat diketahui penyebab kerusakan produk dalam produksi yaitu berasal dari manusia, mesin, keuangan, motivasi, material. Mampu mengetahui konsep penyelesaian peningkatan kualitas dengan metode Define, Measure, Analys, Improve. Dilakukan rencana perbaikan pada defect ketebalan, retak, bergaris, cuil dan bergelembung.

Item Type: Article
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Research Report
Depositing User: industri - industri
Date Deposited: 26 Jun 2019 06:47
Last Modified: 03 Jul 2019 03:32
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/1325

Actions (login required)

View Item View Item