ANALISIS PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN DI PRODUKSI PIPA PVC DI PT TJAKRINDO MAS, GRESIK

Lesmana, Bagus Andres and Dahda, Said Salim and Andesta, Deny (2018) ANALISIS PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN DI PRODUKSI PIPA PVC DI PT TJAKRINDO MAS, GRESIK. MATRIK. (Submitted)

[img] Text
14611011 Bagus Andres Lesmana ANALISIS PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN DI PRODUKSI PIPA PVC.pdf

Download (424kB)

Abstract

PT Tjakrindo Mas Gresik merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan pipa pvc. Permasalahan yang sering terjadi adalah terdapatnya pipa bengkok, melengkung dan tidak rata, dan juga terjadinya pemborosan transportasi dalam hal pengangkutan raw material setengah jadi dari proses mixing menuju proses ekstrusion, sehingga dalam area ini masih sering terjadi pemborosan. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis dan mencari penyebab terjadinya pemborosan di lantai produksi, setelah mengetahui penyebab terjadinya pemborosan maka dibuat rekomendasi perbaikan. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan lean manufacturing dengan pemahaman kondisi perusahaan digambarkan dalam value stream mapping, pemborosan diidentifikasi dengan kuisioner seven waste, lalu dilakukan pemetaan secara detail dengan valsat, kemudian dilakukan usulan perbaikan dengan menggunakan FMEA (Failure Mode Effect Analysis). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya pemborosan terjadi pada defect, waiting, transportasi. Berdasarkan tingginya tingkat aktivitas yang terjadi dengan proses activity mapping adalah produksi pipa pvc type aw aktivitas yang paling sering dilakukan operation sebesar 7 aktivitas (50%), diikuti dengan aktivitas tipe transportasi sebanyak 3 aktivitas dengan jumlah sebanyak aktivitas (21,4 dan delay sebanyak (14,2%) %) dari total 14 aktivitas yang ada. Kemudian untuk aktivitas inspeksi dan storage masing-masing sebanyak 1 aktivitas sebesar (7,1%) dan dapat diketahui bahwa pada proses produksi pipa pvc type aw untuk waktu yang paling besar adalah operasi sebesar 133 menit (39,3%), diikuti dengan waktu untuk type transportasi dengan jumlah waktu sebanyak 105 menit (31,1%) dari total 338 menit waktu yang ada. Kemudian untuk aktivitas, delay , storage dan inspeksi masing-masing sebesar 50 menit (14,8%), 30 menit (8,9%), 20 menit (5,9%). Dengan besar value added time 103 menit.

Item Type: Article
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Research Report
Depositing User: industri - industri
Date Deposited: 28 Jun 2019 08:23
Last Modified: 28 Jun 2019 08:23
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/1445

Actions (login required)

View Item View Item