Analisis Potensi Bahaya Kerja Dengan Metode JSA Dan HIRARC Di Workshop Fabrikasi

Pratama, Hendra (2025) Analisis Potensi Bahaya Kerja Dengan Metode JSA Dan HIRARC Di Workshop Fabrikasi. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, 4 (4). pp. 2-3. ISSN 2829-0232

[img] Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (207kB)
[img] Text (Artikel Publikasi)
347
Restricted to Repository staff only until 11 November 2030.

Download (4kB)
Official URL: http://jurnal-tmit.com/index.php/home/article/view...

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi tantangan utama dalam industri manufaktur, terutama di workshop fabrikasi PT. XYZ. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya, menilai tingkat risiko terkait, dan menetapkan tindakan pengendalian yang paling efektif. Pendekatan yang digunakan meliputi “Job Safety Analysis (JSA)” untuk menelaah setiap tahapan pekerjaan, serta “Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC)” sebagai metode untuk menilai dan mengendalikan risiko yang teridentifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan seperti welding, cutting, drilling, grinding, dan assembling memiliki beragam potensi bahaya dengan tingkat risiko yang bervariasi, mulai dari kategori rendah hingga ekstrem. Secara lebih rinci, proses welding mengandung dua risiko pada level ekstrem, satu risiko tinggi, serta satu risiko sedang. Aktivitas cutting menunjukkan tiga risiko tinggi dan satu risiko ekstrem. Pada kegiatan drilling, ditemukan satu risiko sedang, satu ekstrem, satu tinggi, dan satu rendah. Proses grinding memiliki dua risiko ekstrem, satu risiko tinggi, serta satu risiko sedang, sedangkan aktivitas assembling mencatat dua risiko ekstrem, satu sedang, dan satu rendah. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penerapan beberapa langkah pengendalian, seperti peningkatan disiplin penggunaan APD, penataan ulang area kerja agar lebih aman, pemeliharaan rutin terhadap peralatan, penerapan prosedur kerja dengan pengawasan yang lebih ketat, serta penyelenggaraan pelatihan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan JSA dan HIRARC mampu memberikan pendekatan sistematis dalam pemetaan bahaya serta strategi pencegahan, sehingga dapat menekan angka kecelakaan kerja sekaligus memperkuat budaya K3 di industri fabrikasi

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, JSA, Risiko Kerja, HIRARC
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Hendra Pratama
Date Deposited: 08 Jan 2026 11:48
Last Modified: 08 Jan 2026 11:48
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/15459

Actions (login required)

View Item View Item