Rahardian, Reynaldi Trista (2025) Analisis Penerapan Lean Construction Pada Proyek Konstruksi Di Kabupaten Gresik (Perumahan The Permata Villas). Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 2 (2). pp. 46-56. ISSN 2721-4885
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI JURNAL REY.pdf Download (116kB) |
|
|
Text (Artikel Publikasi)
Rev_41841.pdf Download (423kB) |
Abstract
Proyek konstruksi pada umumnya memiliki potensi terjadinya pemborosan (waste) yang dapat berdampak pada peningkatan biaya, keterlambatan pekerjaan, serta penurunan efisiensi penggunaan sumber daya. Salah satu bentuk pemborosan yang sering terjadi adalah waste material, khususnya pada material dengan kontribusi biaya besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kategori waste dengan peringkat tertinggi berdasarkan konsep Lean Construction, menghitung waste level pada material berbiaya besar, serta menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya waste pada proyek pembangunan Perumahan The Permata Villas, Kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kuantitatif terhadap data Rencana Anggaran Biaya (RAB), as-built drawing, dan data logistik proyek untuk menghitung tingkat waste material consumable berbiaya besar, yaitu Beton K225, Besi Ø12, dan Besi Ø8. Selain itu, dilakukan penyebaran kuesioner kepada 15 responden yang terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek untuk mengidentifikasi faktor penyebab waste berdasarkan tujuh jenis pemborosan (7 Waste) Lean Construction. Data kuesioner dianalisis menggunakan skala Likert serta diuji validitas dan reliabilitasnya dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste level Beton K225 sebesar 5,4% termasuk kategori High, Besi Ø12 sebesar 5,3% termasuk kategori Normal, dan Besi Ø8 sebesar 8,3% termasuk kategori High. Faktor penyebab waste tertinggi pada masing-masing variabel antara lain ketidaksesuaian proses pengerjaan dengan desain (defect), material tidak sesuai spesifikasi (over production), keterlambatan material ke lokasi (waiting), pembuatan laporan yang rumit dan berubah-ubah (over processing), pekerja tidak mengetahui letak alat dan material (motion), buruknya jadwal pengiriman material (transportation), serta kehilangan alat dan material (inventory). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan konsep Lean Construction efektif dalam mengidentifikasi tingkat dan penyebab waste material. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak pelaksana proyek dalam meningkatkan efisiensi penggunaan material, memperbaiki sistem logistik dan penjadwalan, serta meminimalkan pemborosan pada proyek konstruksi serupa di masa mendatang.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lean Construction; waste material; waste level; proyek perumahan; efisiensi material |
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Civil Engineering Study Program |
| Depositing User: | Reynaldi Trista Rahardian |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 07:20 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 07:20 |
| URI: | http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/16712 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
