ANALISIS HISTOLOGIS LAMUN Halodule uninervis dan Cymodocea serrulata YANG TERPAPAR CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI KEPULAUAN BANGKA

Aprilya, Francischa (2020) ANALISIS HISTOLOGIS LAMUN Halodule uninervis dan Cymodocea serrulata YANG TERPAPAR CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI KEPULAUAN BANGKA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img] Text
halaman pernyataan orisinalitas.pdf

Download (104kB)
[img] Text
halaman pengesahan.pdf

Download (124kB)
[img] Text
lembar persetujuan publikasi.pdf

Download (182kB)
[img] Text
halaman judul.pdf

Download (1MB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (654kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
bab 3.pdf

Download (843kB)
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
bab 5.pdf

Download (275kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (576kB)
[img] Text
lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kepulauan Bangka merupakan kawasan pesisir dimana memiliki aktivitas pesisir yang banyak seperti aktivitas penambangan timah, pelabuhan/dermaga kapal dan transportasi kapal serta pemukiman penduduk. Hal ini dapat memberikan masukan bahan pencemar ke perairan. Lamun Halodule uninervis dan Lamun Cymodocea serrulata merupakan tumbuhan berbunga yang hidup di laut yang memiliki penyebaran yang luas di Perairan Bangka. Salah satu tumbuhan laut yang dapat dijadikan sebagai bioindikator pencemaran perairan yaitu Lamun. Lamun berada di kolom perairan dan bagian-bagian tubuh lamun berinteraksi secara langsung dengan perairan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019 sampai dengan Januari 2020. Tempat penelitian di Laboratorium Universitas Muhammadiyah Gresik dan Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari perubahan anatomis pada jaringan akar, Rhizome dan daun Lamun Halodule uninervis dan Lamun Cymodocea serrulata sebagai respons terhadap pencemaran logam berat timbal (Pb). Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan 3 bagian tubuh yaitu : akar, rhizome dan daun. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa sel-sel epidermis, korteks dan endodermis pada akar menebal. Penebalan dinding sel terjadi pada epidermis Rhizome. Demikian juga pada daun, penebalan terjadi pada floem. Secara umum, perubahan fitur anatomi akar, Rhizome, dan daun diamati sebagai respons terhadap peningkatan konsentrasi timbal. Hasilnya menunjukkan Lamun Halodule uninervis dan dan Lamun Cymodocea serrulata mengembangkan beberapa tingkat toleransi terhadap logam berat, terutama timbal (Pb). Kata Kunci : Akumulasi, akar, Rhizome, daun, logam berat, Halodule uninervis, Cymodocea serrulata

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Akumulasi, akar, Rhizome, daun, logam berat, Halodule uninervis, Cymodocea serrulata
Subjects: Agrotechnology
Agrotechnology > aquaculture
Divisions: Faculty of Agriculture > Aquaculture Study Program
Depositing User: Francischa Aprilya
Date Deposited: 30 Sep 2020 05:36
Last Modified: 30 Sep 2020 05:36
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/4041

Actions (login required)

View Item View Item