OPTIMASI SISTEM BUDIDAYA POLIKULTURDENGAN PENENTUAN KOMPOSISI ORGANISME YANG BERBEDA ANTARA BANDENG (C. chanos), UDANG VANAME (L. vannamei), DAN RUMPUT LAUT G. verucossa

Baedlowi, Baedlowi (2020) OPTIMASI SISTEM BUDIDAYA POLIKULTURDENGAN PENENTUAN KOMPOSISI ORGANISME YANG BERBEDA ANTARA BANDENG (C. chanos), UDANG VANAME (L. vannamei), DAN RUMPUT LAUT G. verucossa. undergraduate thesis, universitas muhammadiyah gresik.

[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN.pdf

Download (110kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (130kB)
[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf

Download (174kB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_Bab 1.pdf

Download (549kB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_Bab 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_Bab 3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (670kB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_Bab 5.pdf

Download (271kB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (722kB)
[img] Text
2016_TA_BP_16122001_LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Polikultur adalah suatu cara memelihara dua jenis atau lebih organisme pada wadah yang sama dengan tujuan efisiensi pengunaan lahan. Dengan sistem ini diperoleh manfaat yaitu tingkat produktifitas lahan yang tinggi karena dalam satu siklus dapat menghasilkan lebih dari satu komoditas. Penerapan teknik budidaya secara polikultur diharapkan dapat meningkatkan daya dukung lahan tambak pada keadaan tertentu, dimana pertumbuhan produksi akan tetap stabil. Dalam penelitian ini, yang akan dibudidayakan dengan sistem polikultur adalah bandeng (C. chanos), udang vaname (L. vannamei), dan rumput laut G. verucossa.Peningkatan produktivitas Tambak (optimasi) dapat dilihat dengan adanya peningkatan produksi ikan yang berhubungaan dengan padat tebar pada media budidaya. Keutamaan penelitian ini adalah mengkaji perbedaan kepadatan ikan bandeng, udang dan rumput laut yang terbaik pada sistem polikultur. Rancangan pada penelitian ini yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, masing – masing perlakuan memiliki 3 kali ulangan sehingga terdapat 9 unit percobaan. Variabel yang diamati adalah bobot mutlak dan Specific Growth Rate (SGR). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penentuan komposisi organisme yang berbeda pada sistem polikultur memberikan pengaruh nyata terhadap bobot mutlak dan SGR dengan perlakuan terbaik untuk bobot mutlak adalah perlakuan A (kepadatan udang dan bandeng 10 ekor/m2, rumput laut 250 g/m2) sebesar 40,73 g, dan perlakuan terbaik untuk SGR adalah perlakuan A (kepadatan udang dan bandeng 10 ekor/m2, rumput laut 250 g/m2) sebesar 1,15 %BB/Hari.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Polikultur, padat tebar, bobot mutlak, dan Specific Growth Rate(SGR)
Subjects: Agrotechnology
Agrotechnology > aquaculture
Divisions: Faculty of Agriculture > Aquaculture Study Program
Depositing User: Baedlowi Baedlowi
Date Deposited: 30 Sep 2020 05:11
Last Modified: 30 Sep 2020 05:11
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/4044

Actions (login required)

View Item View Item