Hubungan Postur Kerja Dan Durasi Kerja Dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pengemudi Bus Transjatim

Wardini, Yuliana Kusuma (2025) Hubungan Postur Kerja Dan Durasi Kerja Dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pengemudi Bus Transjatim. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 10 (1). pp. 55-63. ISSN 2527-8185

[img] Text
PERSETUJUAN PUBLIKASI JURNAL YULIANA KUSUMA W.pdf

Download (88kB)
[img] Text (Artikel Publikasi)
ARTIKEL YULIANA KUSUMA WARDINI.pdf

Download (528kB)
Official URL: https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JMK...

Abstract

Latar belakang: Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa MSDs menempati peringkat ke-2 penyakit akibat kerja (PAK) di Indonesia setelah gangguan pernapasan, dengan 52.500 kasus terdaftar dalam periode 2021-2023. Penelitian yang melibatkan 9.482 pekerja di 12 kabupaten/kota di Indonesia menunjukkan bahwa gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan kondisi paling umum dengan proporsi 16%, diikuti oleh penyakit kardiovaskular sebesar 8%, gangguan sistem saraf 5%, gangguan pernapasan 3%, serta penyakit pada telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) sebesar 1,5%. Tujuan: Mengetahui hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dengan kejadian MSDs. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 54 pengemudi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengukur keluhan MSDs dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur kerja. Analisis data menggunakan uji Spearman dan Somers’d. Hasil: Mayoritas pengemudi memiliki postur kerja dengan risiko rendah (55,6%) dan durasi kerja lebih dari 10 jam per hari (77,8%). Sebagian besar responden mengalami keluhan MSDs ringan (59,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan kejadian MSDs (p = 0,000; ρ = 0,489) dan antara durasi kerja dengan kejadian MSDs (p = 0,000; r = 0,524). Simpulan: Postur kerja dan durasi kerja berkontribusi terhadap kejadian MSDs pada pengemudi. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan aspek ergonomi kerja serta manajemen waktu kerja guna mengurangi risiko MSDs

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Musculoskeletal Disorders (MSDs); Postur Kerja; Durasi Kerja; Transjatim
Subjects: Health
Health > Public Health
Divisions: Faculty of Health > Public Health Study Program
Depositing User: Yuliana Kusuma Wardini
Date Deposited: 29 Aug 2025 08:53
Last Modified: 29 Aug 2025 08:53
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/14483

Actions (login required)

View Item View Item