Pengaruh Pemberian Rebusan Buncis (Phaseolus Vulgaris L) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Desa Suci Kabupaten Gresik

Aroyan, Mirza Fitriana (2024) Pengaruh Pemberian Rebusan Buncis (Phaseolus Vulgaris L) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Desa Suci Kabupaten Gresik. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS .pdf

Download (361kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI.pdf

Download (117kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI.pdf

Download (123kB)
[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR.pdf

Download (495kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 SKRIPSI.pdf

Download (231kB)
[img] Text
BAB 2 SKRIPSI.pdf

Download (329kB)
[img] Text
BAB 3 SKRIPSI.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB 4 SKRIPSI.pdf

Download (342kB)
[img] Text
BAB 5 SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (281kB)
[img] Text
BAB 6 SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[img] Text
BAB 7 SKRIPSI.pdf

Download (185kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI.pdf

Download (236kB)
[img] Text
LAMPIRAN .pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai oleh kadar gula darah tinggi akibat ketidakseimbangan karbohidrat, lemak, dan protein yang terjadi pada pembuluh darah, mata, ginjal, jantung, dan saraf. Salah satu metode penatalaksanaan diabetes melitus adalah penggunaan rebusan buncis yang mengandung stigmasterol dan sitosterol yang merangsang sel β-pankreas untuk meningkatkan sensitivitas insulin pada jaringan perifer dan menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian rebusan buncis terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode : Populasi pada penelitian ini adalah penderita dm tipe 2 sebanyak 20 orang. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh penderita dm tipe 2 dengan teknik total sampling. Instrument pada penelitian ini menggunakan lembar observasi kadar gula darah. Analisis menggunakan uji wilcocon. Hasil : Sebelum pemberian rebusan buncis rata-rata kadar gula darah adalah 329.40 mg/dl nilai minimum 213 mg/dl dan maksimum 491 mg/dl. Setelah pemberian rebusan buncis rata-rata kadar gula darah 119.60 mg/dl nilai minimum 100 mg/dl dan maksimum 187 mg/dl. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p=0,000 (<0,05). Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian rebusan buncis terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2 dan dapat digunakan sebagai terapi tambahan non-farmakologis. Kata kunci : Buncis, Kadar Gula Darah, Dm

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Buncis, Kadar Gula Darah, Dm
Subjects: Health
Health > Nursing
Divisions: Faculty of Health > Nursing Study Program
Depositing User: Mirza Fitriana Aroyan
Date Deposited: 19 Jan 2026 08:20
Last Modified: 19 Jan 2026 08:20
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/15967

Actions (login required)

View Item View Item