Analisis Adopsi Teknologi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Dalam Meningkatkan Efisiensi Dan Kualitas Produk Sayuran Dataran Rendah Di Kabupaten Sidoarjo

Maulana, Sulthan Disky (2025) Analisis Adopsi Teknologi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Dalam Meningkatkan Efisiensi Dan Kualitas Produk Sayuran Dataran Rendah Di Kabupaten Sidoarjo. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img] Text
ORISINALITAS-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (364kB)
[img] Text
PERSETUJUAN SKRIPSI-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (429kB)
[img] Text
PENGESAHAN SKRIPSI-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (343kB)
[img] Text
PERSETUJUAN PUBLIKASI SKRIPSI-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (81kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 1-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 2-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 3-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 4-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 5-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
BAB 6-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA-SULTHAN DISKY MAULANA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis adopsi teknologi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada usahatani sayuran dataran rendah di Kabupaten Sidoarjo. Menggunakan pendekatan mixed methods, penelitian melibatkan 840 petani di lima kecamatan sentra yang dipilih secara stratified random sampling. Analisis data menggunakan logistic regression, Propensity Score Matching, dan laboratory analysis. Hasil menunjukkan tingkat adopsi PHT masih rendah (39,3%) dengan 25,8% partial adopters dan 13,5% complete adopters. Faktor yang berpengaruh signifikan meliputi tingkat pendidikan (OR=1.091), partisipasi FFS (OR=4.288), akses input PHT (OR=2.545), dan tingkat adopsi tetangga (OR=8.914). Adopsi PHT memberikan dampak positif dengan peningkatan technical efficiency 5,4 poin persentase, pengurangan pestisida 23%, dan peningkatan pendapatan Rp 5,3 juta per hektar. Kualitas produk petani adopter PHT lebih baik dengan penurunan residu pestisida 67%, peningkatan kandungan nutrisi, dan premium harga 8,4%. Keberlanjutan adopsi mencapai 71,8% setelah dua tahun. Hambatan utama meliputi kurangnya pengetahuan, biaya tinggi, dan keterbatasan input biologis. Strategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup penguatan penyuluhan, ekspansi FFS, pengembangan rantai pasok input PHT, dan sistem sertifikasi dengan investasi Rp 66,5 miliar untuk mencapai target adopsi 75% dalam lima tahun.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Adopsi teknologi, Pengendalian Hama Terpadu, efisiensi usahatani, kualitas produk, sayuran dataran rendah
Subjects: Agriculture
Agriculture > Agribusiness
Divisions: Faculty of Agriculture > Agribusiness Study Program
Depositing User: Sulthan Disky Maulana
Date Deposited: 01 Jul 2026 02:11
Last Modified: 01 Jul 2026 02:11
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/16295

Actions (login required)

View Item View Item