RANCANGAN USULAN METODE SIX SIGMA DALAM PENINGKATAN KUALITAS DENGAN MENGURANGI CACAT PRODUK BAJU MUSLIM PRIA DI UD.RAMLI COLLECTION

ADITIA, INDRA SAPUTRA (2020) RANCANGAN USULAN METODE SIX SIGMA DALAM PENINGKATAN KUALITAS DENGAN MENGURANGI CACAT PRODUK BAJU MUSLIM PRIA DI UD.RAMLI COLLECTION. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img] Text
2020_TA_IND_16612020_Halaman Pernyataan orisinalitas.pdf

Download (75kB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_Lembar Pengesahan.pdf

Download (103kB)
[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf

Download (452kB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_Halaman Judul.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_BAB 1.pdf

Download (632kB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_BAB 2.pdf

Download (632kB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_BAB 3.pdf

Download (191kB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_BAB 6.pdf

Download (269kB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_Daftar Pustaka.pdf

Download (258kB)
[img] Text
2020_TA_IND_16612020_Lampiran.pdf

Download (837kB)

Abstract

Salah satu perusahaan yang sudah menerapkan pengendalian kualitas yang belum maksimal adalah UD. Ramli Collection, terletak di Jl. Sindujoyo XVII No 1-13 Gresik yang didirikan oleh Bapak Ramli. UD Ramli Collection yang memproduksi baju muslim pria mempunyai kualitas produk yang banyak menghasilkan produk cacat pada setiap proses pembuatanya, terutama dalam proses pemotongan, penjahitan dan penghalusan. Produk cacat yang muncul adalah kerah baju sobek, bagian badan tidak sama dan dalam bordiran. Adanya permasalahan tersebut maka peneliti mencoba memberikan solusi melalui metode six sigma. Six sigma merupakan salah satu metode perbaikan kualitas yang memerlukan disiplin tinggi dan dilakukan secara komprehensif yang mengeliminasi sumber masalah utama dengan pendekatan DMAI (Define, Measure, Analyze, and Improve). Hasil pengukuran data yang diperoleh dari CTQ (Critirial to Quality). Berdasarkan diagram pareto bahwa tingkat kecacatan paling tinggi sampai terendah adalah jenis defect kerah baju sobek 76,6%, dalam bordiran 13,9%, dan bagian tidak sama 9,5%. Dan mendapatkan nilai sigma 2,20 artinya belum mencapai tingkat six sigma dikarenakan masih tingginya produk cacat. Kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi cacat produk menggunakan fishbone diagram dan melakukan perbaikan menggunakan 5w+1H (why, what, where, when, who, dan how). Terakhir memberikan kesimpulan masukan pada perusahaan dalam hal pengendalian kualitas.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Penyebab Cacat, Six Sigma, Proses produksi, DPMO
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Aditia Indra Saputra
Date Deposited: 26 Nov 2020 01:28
Last Modified: 26 Nov 2020 01:28
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/4192

Actions (login required)

View Item View Item