Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Munchkin Farm Di PT. Langgeng Buana Jaya Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Dan FMEA

Pratama, Dhika Yoga (2025) Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Munchkin Farm Di PT. Langgeng Buana Jaya Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Dan FMEA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img] Text
SURAT PERNYATAAN.pdf

Download (299kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan Tugas Akhir.pdf

Download (68kB)
[img] Text
Lambar pengesahan Tugas akhir.pdf

Download (90kB)
[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI BARU (1).docx.pdf

Download (17kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL NEW.pdf

Download (930kB)
[img] Text
BAB 1 (2).pdf

Download (277kB)
[img] Text
BAB 2 (5).pdf

Download (783kB)
[img] Text
BAB 3 (3).pdf

Download (286kB)
[img] Text
BAB 4 (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 5 (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (390kB)
[img] Text
BAB 6 (3).pdf

Download (331kB)
[img] Text
LAMPIRAN DATA.pdf

Download (616kB)

Abstract

Dalam industri manufaktur , kualitas produk menjadi faktOR krusial dalam menjaga daya saing di pasar. PT. Langgeng Buana Jaya, yang bergerak di bidang produksi mainan anak-anak,mengalami tingkat kecacatan produk yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2%, dengan rata-rata kecacatan mencapai 6,4%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas pada produk Munchkin Farm dengan menggunakan pendekatan metode Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metodologi penelitian mengikuti tahapan DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve), di mana data diambil dari Departemen Quality Control pada periode Februari hingga April 2025. Nilai DPMO yang diperoleh sebesar 21.532,71 dengan level sigma 3,52, mengindikasikan bahwa proses produksi belum berjalan optimal. Analisis fishbone diagram dan FMEA mengidentifikasi tiga jenis cacat dominan, yaitu cacat cat, bintik, dan goresan, dengan penyebab utama berasal dari faktor manusia, metode, dan lingkungan kerja. Nilai tertinggi Risk Priority Number (RPN) diperoleh pada cacat cat sebesar 100. Rekomendasi perbaikan meliputi standarisasi prosedur pembersihan, peningkatan pelatihan operator, serta perbaikan sistem ventilasi ruang pengecatan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu perusahaan dalam menurunkan tingkat cacat, meningkatkan efisiensi produksi, dan mencapai standar kualitas yang diinginkan.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Kualitas, Six Sigma, FMEA, Munchkin Farm, DPMO, RPN
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Dhika Yoga Pratama
Date Deposited: 08 Jul 2026 07:32
Last Modified: 08 Jul 2026 07:32
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/16539

Actions (login required)

View Item View Item