Hidayati, Diah Nurul (2025) Analisa Kerusakan Jalan Tol Akibat Beban Kendaraan : Jalan Tol Lebani Gresik. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 2 (2). pp. 57-66. ISSN 3047-6011
|
Text
Surat Persetujuan Publikasi Jurnal.pdf Download (249kB) |
|
|
Text (Artikel Publikasi)
Artikel Diah Nurul Hidayati.pdf Download (1MB) |
Abstract
Jalan tol adalah infrastruktur transportasi yang memiliki signifikansi strategis ketika memfasilitasi mobilitas publik dan jalur logistik, terutama di kawasan dengan intensitas industri yang tinggi. Integritas struktur perkerasan jalan tol sangat bergantung pada dinamika volume lalu lintas serta besaran beban gandar kendaraan, dengan kendaraan berat sebagai faktor pengaruh utama. Beban kendaraan yang berulang serta praktik muatan berlebih (overloading) dapat mempercepat penurunan kondisi perkerasan dan menimbulkan berbagai jenis kerusakan. Tujuan pokok dari studi ini ialah menilai karakteristik volume lalu lintas dan menguantifikasi beban gandar kendaraan berat menggunakan parameter Equivalent Standard Axle Load (ESAL) dan truck factor. Selain itu, penelitian ini diarahkan untuk mengidentifikasi klasifikasi serta tingkat kerusakan perkerasan pada ruas Jalan Tol Lebani–Gresik sepanjang 7,8 km melalui pendekatan kuantitatif yang mengintegrasikan data primer serta sekunder. Perolehan data primer dijalankan lewat survei lapangan yang mencakup inventarisasi Volume Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) serta identifikasi visual kerusakan jalan. Sedangkan data sekunder meliputi informasi yang berkaitan dengan konfigurasi gandar dan besaran beban sumbu kendaraan. Data primer bersumber dari hasil inventarisasi LHR dan observasi kerusakan jalan di lapangan, sedangkan data sekunder meliputi informasi mengenai konfigurasi serta besaran beban gandar kendaraan. Temuan penelitian mengungkapkan akumulasi volume lalu lintas harian sebanyak 446 unit, dengan proporsi 260 unit kendaraan berat dan 186 unit kendaraan ringan. Analisis beban menunjukkan nilai total ESAL sebesar 1.427,103 per hari, di mana truk 3 sumbu dan 5 sumbu bermuatan menjadi kontributor utama. Dengan nilai truck factor mencapai 5,489, ruas Jalan Tol Lebani–Gresik teridentifikasi mengalami fenomena overload yang melampaui kapasitas desain awal. Kerusakan dominan seperti lubang, segregasi, alur (rutting), dan tambalan terkonsentrasi pada lajur dengan frekuensi kendaraan berat yang tinggi, sehingga membuktikan adanya pengaruh signifikan beban gandar terhadap degradasi perkerasan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jalan tol, Kerusakan Perkerasan, Kendaraan Berat, ESAL, Truk Faktor |
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Civil Engineering Study Program |
| Depositing User: | Diah Nurul Hidayati |
| Date Deposited: | 06 May 2026 04:27 |
| Last Modified: | 06 May 2026 04:27 |
| URI: | http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/16767 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
