Murti, Dewinta Risna (2025) Efektivitas Safety Induction Terhadap Perilaku K3 Pekerja Operasional Dan Pemeliharaan Di Sektor Energi (Studi Di PT. X). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS (KEASLIAN).pdf Download (301kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (489kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (857kB) |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI .pdf Download (1MB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 6.pdf Download (690kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (14MB) |
Abstract
Latar Belakang : Perilaku keselamatan kerja (safety behaviour) merupakan komponen penting dalam upaya mencegah kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman. Meskipun tingkat kelulusan safety induction di PT PLN Nusantara Power UP Gresik cukup tinggi dalam periode 2022–2024, data menunjukkan peningkatan kasus unsafe action, seperti tidak menggunakan APD dan pelanggaran prosedur K3 lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa pemahaman terhadap K3 belum sepenuhnya diterapkan dalam praktik kerja sehari-hari. Tujuan: Menganalisis hubungan antara safety induction dengan perilaku K3 di PT PLN Nusantara Power UP Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 148 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, serta dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan SPSS. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara safety induction dan perilaku K3 (p=0,013). Nilai odds ratio (OR)=2,549 (CI 95%: 1,274–5,102) menunjukkan pekerja yang gagal safety induction berisiko 2,5 kali lebih besar untuk berperilaku tidak aman. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa kegagalan safety induction berpengaruh signifikan terhadap perilaku K3 yang tidak aman, sehingga disarankan pelatihan K3 dilengkapi simulasi, penyegaran rutin, Program “Safety In Me” perlu diaktifkan kembali sebagai penguat budaya K3 melalui sistem reward and punishment.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Safety Induction, Perilaku K3, Unsafe Action. |
| Subjects: | Health Health > Public Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Public Health Study Program |
| Depositing User: | Dewinta Risna Murti |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 03:42 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 03:42 |
| URI: | http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/14841 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
