Arsya, Nadya Priska (2024) Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Klien Diabetes Melitus Di RSUD Ibnu Sina. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.
|
Text
Pernyataan orisinalitas.pdf Download (464kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan Skripsi.pdf Download (731kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan Skripsi.pdf Download (610kB) |
|
|
Text
Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf Download (679kB) |
|
|
Text
Halaman Judul.pdf Download (300kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (140kB) |
|
|
Text
BAB 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (193kB) |
|
|
Text
BAB 7.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan tetapi kadar gula darah dapat diturunkan melalui 5 pilar penatalaksanaan diabetes seperti edukasi, terapi gizi, pengobatan medis, latihan jasmani atau aktivitas fisik dan pemeriksaan gula darah mandiri. Kadar gula darah merupakan salah satu masalah pada pasien Diabetes Melitus yang membutuhkan modifikasi gaya hidup dan pengobatan. Sehingga langkah yang dapat dilakukan sebagai upaya pengendalian kadar gula darah dengan gaya hidup sehat seperti aktivitas fisik secara teratur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan anatar aktivitas fisik dengan kadar gula darah klien di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 703 klien, diteliti sebanyak 259 sampel dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner aktivitas fisik GPAQ, lalu data terkumpul dianalisis menggunakan SPSS uji Chi-Square. Hasil: Hampir setengahnya klien diabetes melitus yang kontrol di klinik peyakit dalam RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik memiliki aktivitas fisik tingkat sedang yaitu sebanyak 49,03% klien dan hampir seluruhnya (82,24%) memiliki hasil GDA dalam kategori normal. Hasil data yang terkumpul lalu dianalisis sehingga diperoleh P = 0,03 < 0,05, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah klien diabetes melitus.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aktivitas Fisik, Kadar Gula Darah, Diabetes Melitus |
| Subjects: | Health Health > Nursing |
| Divisions: | Faculty of Health > Nursing Study Program |
| Depositing User: | Nadya Priska Arsya |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 03:02 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 03:02 |
| URI: | http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/15988 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
