Analisis Manajemen Pascaproduksi Pupuk NPK Phonska Dalam Mendukung Efektivitas Distribusi Di PT. Petrokimia Gresik

Hendrawan, Jaisy Faris Putra (2025) Analisis Manajemen Pascaproduksi Pupuk NPK Phonska Dalam Mendukung Efektivitas Distribusi Di PT. Petrokimia Gresik. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img] Text
ORISINALITAS-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (294kB)
[img] Text
PERSETUJUAN SKRIPSI-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (384kB)
[img] Text
PENGESAHAN SKRIPSI-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (358kB)
[img] Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI SKRIPSI_Jaisy Faris Putra Hendrawan.pdf

Download (82kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL_JAISY.pdf

Download (4MB)
[img] Text
BAB 1-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 2-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 3-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 4-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
BAB 5-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
LAMPIRAN-JAISY FARIS PUTRA HENDRAWAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis manajemen pascaproduksi pupuk NPK Phonska di PT. Petrokimia Gresik menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Fokus penelitian diarahkan pada Departemen Gudang dan Pengantongan PH IV untuk mengkaji implementasi fungsi manajemen, identifikasi kendala operasional, dan evaluasi efektivitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Petrokimia Gresik telah menerapkan keempat fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan) secara komprehensif dalam sistem terintegrasi yang mencakup proses pengemasan, pengendalian kualitas, penyimpanan, dan distribusi. Implementasi teknologi pengemasan otomatis berhasil mencapai target throughput 300 karung per jam dengan akurasi penimbangan ±0,5%. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi: (1) kendala teknis dengan waktu henti mesin 8-12%, (2) kesenjangan keterampilan SDM 20-40% pada kompetensi kunci, (3) integrasi sistem informasi terbatas 60-80%, dan (4) kendala eksternal berupa variabilitas permintaan dan keterbatasan infrastruktur. Sistem pengendalian kualitas terintegrasi berhasil meningkatkan kesesuaian produk dari 97,8% menjadi 99,2% dan mengurangi keluhan pelanggan dari 0,8% menjadi 0,4%. Operasional penyimpanan menggunakan sistem MPKP dengan 304 gudang penyangga mencapai akurasi persediaan 98,8% dan tingkat retensi pelanggan 96,8%. Rekomendasi utama meliputi implementasi pemeliharaan prediktif, penguatan program pengembangan SDM, integrasi sistem informasi menyeluruh, ekspansi otomatisasi bertahap, dan penguatan kemitraan strategis untuk mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Manajemen pascaproduksi, pupuk NPK Phonska, efektivitas distribusi, pengendalian kualitas, optimalisasi operasional
Subjects: Agriculture
Agriculture > Agribusiness
Divisions: Faculty of Agriculture > Agribusiness Study Program
Depositing User: Jaisy Faris Putra Hendrawan
Date Deposited: 01 Jul 2026 02:44
Last Modified: 01 Jul 2026 02:44
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/16297

Actions (login required)

View Item View Item