Pengaruh Regulasi Emosi Dan Efikasi Diri Terhadap Tingkat StressAkademik Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Gresik

Sahila, Syarifatus (2026) Pengaruh Regulasi Emosi Dan Efikasi Diri Terhadap Tingkat StressAkademik Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Gresik. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik.

[img] Text
Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf

Download (267kB)
[img] Text
HAL.PENGESAHAN_SYARIFATUS SAHILA.pdf

Download (287kB)
[img] Text
Lembar Pernyataan Persetujuan.pdf

Download (322kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan Tugas Akhir.pdf

Download (134kB)
[img] Text
Halaman Judul.pdf

Download (534kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (215kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (468kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (120kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (160kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Mahasiswa Farmasi dihadapkan pada tuntutan akademik yang tinggi, seperti jadwal praktikum yang padat dan beban tugas yang berat, yang berpotensi memicu stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi dan efikasi diri terhadap tingkat stres akademik pada mahasiswa Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Gresik, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 97 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik incidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Student-life Stress Inventory(SSI), skala Regulasi Emosi, serta The Academic Self-efficacy Scale (TASES). Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara simultan, regulasi emosi dan efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap tingkat stres akademik dengan memberikan sumbangan efektif sebesar 8,4%. Secara parsial, regulasi emosi memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap stres akademik, yang berarti semakin baik kemampuan regulasi emosi maka semakin rendah tingkat stres yang dialami. Sebaliknya, efikasi diri ditemukan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap stres akademik dalam konteks penelitian ini. Berdasarkan hasil kategorisasi norma, mayoritas mahasiswa memiliki tingkat stres akademik dalam kategori sedang (65%), kemampuanregulasi emosi dalam kategori sedang (72%), dan tingkat efikasi diri dalam kategori sedang (67%). Secara keseluruhan, kemampuan mengelola emosi terbukti menjadi faktor yang lebih dominan dalam mengendalikan tekanan akademik dibandingkan dengan keyakinan diri pada mahasiswa Farmasi.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Stres Akademik, Regulasi Emosi, Efikasi Diri, Mahasiswa Farmasi
Subjects: Psychology
Psychology > Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Syarifatus Sahila
Date Deposited: 25 Jun 2026 03:49
Last Modified: 25 Jun 2026 03:49
URI: http://eprints.umg.ac.id/id/eprint/16575

Actions (login required)

View Item View Item